Tertarik Memulai Bisnis? Ini Bisnis Kuliner Indonesia Paling Laris Di Luar Negeri

Bisnis Kuliner yang Laris di Luar Negeri

Diantara seluruh jenis bisnis yang ada, sepertinya bisnis kuliner lah yang tidak akan pernah meredup. Kegemaran masyarakat dunia atas aneka makanan dan minuman membuat banyak para pebisnis pemula yang memilih bisnis kuliner sebagai langkah awal mereka turun di dunia bisnis. Selain mudah, bisnis kuliner juga memiliki peluang besar untuk semakin berkembang secara pesat, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di belahan dunia lainnya.

Selain itu, kuliner juga dapat dipastikan tidak akan pernah mengalami penurunan popularitas karena selalu terdapat kreativitas dan inovasi di dalamnya, sehingga masyarakat tidak akan pernah merasa bosan dan suntuk. Pintu peluang yang selalu terbuka lebar membuat para pebisnis memanfaatkan hal ini untuk berlomba-lomba dalam menciptakan bisnis kuliner yang mampu menghasilkan keuntungan fantastis.

Saat ini, sudah mulai maraknya pebisnis yang membuka bisnis kuliner makanan ciri khas negaranya namun dibuka di negara lainnya. Salah satu contohnya yaitu seperti ketika seorang pebisnis membuka restoran yang menjual makanan ciri khas Indonesia di Amerika atau di Australia. Tahukah kamu, bahwa makanan yang dijual di luar negeri itu ternyata bisa menghasilkan omzet hingga miliyaran rupiah?

Percaya atau tidak, makanan yang setiap hari bisa dengan mudahnya kita temukan di jalanan rumah ternyata juga sangat digemari oleh masyarakat asing dari berbagai negara. Namun, apa yang membuat penghasilan bisnis kuliner di luar negeri jauh lebih besar dibandingkan di Indonesia? Terdapat dua faktor yang bisa mempengaruhi. Pertama, sedikitnya kompetitor yang akan kamu hadapi di negara lain.

Ditambah lagi bahwa makanan Indonesia itu beraneka ragam. Jadi walaupun ada beberapa pengusaha yang juga membuka restoran Indonesia di suatu negara tertentu, belum tentu mereka menjual menu makanan yang sama, dan hal tersebut juga memperkecil adanya kompetitor dan memberikan mu peluang besar untuk berkembang.

Kedua, perbedaan nilai nominal mata uang Indonesia yang lebih kecil dibandingkan mata uang luar negeri. Jika di Indonesia satu potong pisang goreng bisa kamu dapatkan dengan harga seribu rupiah saja, maka bila kamu jual di negara eropa dengan harga 1 euro saja per potong, maka kamu sudah bisa mendapatkan sekitar 16 ribu rupiah per potong pisang goreng. Tentu hal tersebut merupakan jumlah yang sangat fantastis sekali.

Nah, apabila kamu memiliki rencana untuk pindah ke luar negeri entah itu untuk melanjutkan pendidikan, tempat tinggal ataupun bekerja, membuka bisnis kuliner Indonesia bisa menjadi salah satu solusi bisnis yang sangat menggiurkan. Penasaran kuliner Indonesia apa saja yang berpeluang laris di luar negeri? Yuk simak ulasan berikut ini

Menu Bisnis Kuliner Indonesia paling Laris

1. Gorengan

Gorengan memiliki bahan baku yang mudah ditemukan dengan harga yang sangat murah. Kamu tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk memulai bisnis ini. Walaupun di Indonesia jenis makanan ini dianggap tidak sehat, namun ternyata banyak lho penduduk asing yang menyukainya. Apalagi bagi penduduk asing yang tinggal di negara dengan cuaca ekstrem. Menyantap gorengan panas yang baru diangkat dari penggorengan di tengah cuaca dingin pasti akan sangat nikmat.

Walaupun terdengar sederhana, kuliner gorengan bisa dijual dengan harga yang sangat mahal lho. Salah satu contohnya seperti negara Eropa yang bisa menjual satu potong gorengan dengan harga 5 euro atau mencapai hingga 80 ribu rupiah. Bayangkan bila kamu menjual 20 potong gorengan saja per hari, sudah berapa penghasilan yang bisa kamu dapatkan per bulannya. Tidak hanya pisang goreng saja, banyak penduduk asing yang juga turut menyukasi tahu dan tempe goreng.

2. Martabak

Bentuknya yang seperti pizza membuat martabak bisa dijadikan sebagai salah satu menu yang memiliki potensi untuk disukai oleh masyarakat asing. Selain berbentuk pizza, martabak juga memiliki aneka ragam topping yang menggiurkan dan dapat disukai oleh semua orang. Selain martabak manis, kamu juga bisa menawarkan varian martabak asin di dalam menu.

3. Mi Instan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mi instan asal Indonesia sangat digemari oleh seluruh masyarakat di mancanegara. Bahkan produk mi instan ini sudah banyak dijual di berbagai negara di dunia pula. Sebut saja seperti beberapa negara di Asia, Eropa dan Amerika. Jika di Indonesia kamu bisa mendapatkan satu bungkus mi instan dengan harga Rp. 2,500, maka di negara lain bisa dihargai sekitar Rp. 15000 per bungkusnya.

Dengan telah mendunia nya mi instan Indonesia, maka kamu juga bisa memanfaatkannya sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Ditambah lagi bila kamu menjualnya dengan aneka topping seperti sayur, bawang goreng, telur dan sebagainya, pasti akan semakin banyak yang menyukainya.

Seorang pebisnis memang dituntut untuk selalu menjadi kreatif dan tidak putus dalam menciptakan inovasi baru dan mencari peluang. Sebagai pebisnis pemula, memang bisnis kuliner merupakan salah satu solusi tepat, dan kita hanya perlu pintar dalam mencari peluang yang paling tepat. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk memulai bisnis kuliner dengan modal rendah namun berpeluang untuk menghasilkan keuntungan fantastis, yuk cari tahu informasinya lebih lanjut lagi di https://www.cekaja.com/info/5-bisnis-kuliner-modal-kecil-dengan-omzet-menggiurkan/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *