Panduan Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil Secara Manual

Dewasa ini, masyarakat Indonesia semakin gencar dalam memproteksi barang-barang berharganya, termasuk juga kendaraan roda 4 seperti mobil. Jaminan proteksi dan perhitungan premi asuransi mobil yang mudah untuk dilakukan menjadi salah satu faktor pendorong mengapa orang-orang memilih untuk mengasuransikan mobil kesayangannya.

Pada dasarnya, terdapat 3 faktor utama yang mempengaruhi perhitungan premi asuransi kendaraan. Yakni jenis dari asuransi mobil yang dipilih, wilayah tertanggung, serta nilai dan usia dari mobil yang Anda miliki.

Jenis Asuransi Mobil yang Bisa Dipilih

  1. All Risk

Pihak asuransi akan menanggung secara penuh semua beban kerusakan yang diderita oleh pemilik polis, baik untuk kerusakan ringan ataupun berat. Walaupun cakupan jaminannya menyeluruh, jenis asuransi All Risk ini tidak akan menanggung kerusakan yang termasuk ke dalam klausul pengecualian. Untuk kisaran harga premi asuransi mobil All Risk berada di angka 2-3% dari harga mobil.

  1. Total Loss Only (TLO)

TLO merupakan jenis asuransi yang melindungi mobil terhadap resiko kerusakan total saja. Diketahui, tingkat kerusakan total agar pengajuan klaim bisa dikabulkan adalah 75%. TLO hanya akan menanggung kerusakan akibat tergelincir, benturan, tabrakan, terbalik, pencurian, atau kebakaran. Untuk harga preminya sendiri cenderung lebih ekonomis apabila dibandingkan dengan All Risk. Harga premi asuransi mobil untuk jenis TLO berkisar pada 0,8-1% yang dihitung dari harga pasar mobil.

Wilayah Tertanggung yang Menentukan Besarnya Premi

Besaran biaya premi yang harus dibayarkan oleh pemilik polis juga dipengaruhi oleh keberadaan wilayah tertanggung yang mana menjadi daerah dimana kendaraan beroperasi. Hal ini sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada surat edaran Nomor 6/SEOJK.05/2017 yang menjelaskan bahwa besaran tarif premi asuransi mobil disesuaikan oleh hukum yang berlaku dan tergantung pada wilayah yang menjadi tempat kendaraan terkait beroperasi.

Adapun untuk pembagian wilayah tertanggung itu sendiri dipisahkan menjadi 3. Yakni Wilayah I yang mencakup Sumatera dan kepulauan disekitarnya, Wilayah II untuk daerah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta Wilayah III yang menjangkau semua daerah di Indonesia yang tidak termasuk ke dalam cakupan Wilayah I ataupun Wilayah II.

Nilai dan Tahun Mobil

Selain dua hal di atas, harga pasar dan tahun produksi dari mobil yang Anda miliki turut memengaruhi besar nominal premi asuransi mobil yang harus Anda bayarkan. Biasanya, semakin tinggi harga mobil yang dimiliki, semakin besar pula biaya premi yang harus dibayarkan. Lalu, mobil dengan usia yang tua memiliki resiko yang lebih tinggi akan adanya kemungkinan rusak dan rawan terhadap kecelakaan. Karenanya, semakin tua usia mobil, semakin besar pula biaya premi yang perlu diserahkan setiap tahunnya.

Sebagai tambahan informasi, besaran premi biasanya akan meningkat seiring dengan pergantian tahun. Hal tersebut dikarenakan usia mobil yang bertambah tua. Kebanyakan perusahaan asuransi akan menolak untuk memberikan layanan asuransi pada kendaraan yang sudah memiliki usia di atas 15 tahun.

Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil

Kebijakan yang diterapkan oleh setiap perusahaan asuransi untuk persoalan besaran premi asuransi mobil pada dasarnya sangat bervariasi. Beberapa diantaranya bahkan mempertimbangkan jenis mobil, plat mobil, usia pengemudi, hingga rekam jejak kredit sebagai faktor penentu biaya premi.

Agar lebih memudahkan Anda dalam memahami cara menghitung premi asuransi mobil, di bawah ini merupakan sajian contoh perhitungan biaya premi asuransi:

Anda merupakan nasabah yang memiliki mobil dengan jenis Toyota Avanza G/T Luxury seharga Rp 193.000.000. Jenis asuransi yang Anda pilih ialah Total Loss Only dengan rate 0,8%. Perhitungan biaya yang harus Anda bayarkan adalah sebagai berikut.

0,8% x Rp193.000.000 = Rp1.544.000

Dengan jenis mobil yang sama, Anda memilih untuk menggunakan asuransi All Risk. Untuk rate dari mobil yang berada di kisaran Rp150.000.000 hingga Rp300.000.000 adalah 2,5%. Lalu berapa jumlah premi yang harus dibayar?

2,5% x Rp193.000.000,00 = Rp4.825.000,00

Baik biaya premi TLO ataupun All Risk, nantinya masih akan ditambah dengan biaya administrasi untuk pengurusan pencairan klaim. Umumnya, besar biaya administrasi tersebut berada di bawah Rp50.000.

Kiat Memilih Asuransi yang Sesuai

Setelah mengetahui jenis asuransi yang bisa dipilih serta detail perhitungan premi asuransi mobil manual di atas, Anda mungkin masih saja mengalami kesulitan dalam memilih jenis asuransi mana yang paling dibutuhkan. Jika begitu, kiat dibawah ini bisa jadi solusi untuk Anda:

1. Sesuaikan Dengan Kemampuan

Semua orang pastilah menginginkan perlindungan yang maksimal untuk mobilnya. Jika kondisi keuangan memungkinkan, pilihan asuransi All Risk pasti akan berada di list teratas. Akan tetapi, jika keadaan finansial yang Anda miliki kurang baik, Anda bisa memilih asuransi TLO dengan biaya premi asuransi mobil yang lebih murah sebagai alternatifnya.

2. Pilih Cakupan yang Luas

Faktanya, tidak semua perusahaan asuransi memiliki cakupan perlindungan yang luas. Beberapa lokasi di bagian Timur Indonesia saja hanya sedikit perusahaan asuransi yang bersedia untuk mengcover.

Bila Anda adalah orang yang kerap melakukan perjalanan antar kota menggunakan mobil pribadi, memilih produk asuransi yang memiliki jangkauan wilayah perlindungan luas menjadi opsi terbaik untuk dipilih. Pasalnya, dengan cakupan wilayah pertanggungan yang luas, jumlah bengkel rekanan yang ada pun akan lebih banyak. Sehingga proses perbaikan ataupun klaim akan lebih cepat terselesaikan.

3. Pertimbangkan Rekomendasi Ahli

Rekomendasi dari ahli juga patut untuk dipertimbangkan. Anda biasanya akan diberikan rekomendasi yang sudah disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.

Itulah informasi seputar premi asuransi mobil yang bisa menjadi pertimbangan bagi para pembaca sebelum menggunakannya. Apabila Anda masih bingung dalam memilih jenis dan budget premi asuransi mobil terbaik, Anda bisa melakukan konsultasi terkait keinginan Anda melalui situs informasi keuangan https://www.cekaja.com/asuransi-kendaraan/!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *