Belajar Berinvestasi Untuk Mencapai Merdeka Finansial

Investasi cepat menguntungkan

Investasi cepat menguntungkan – Kata merdeka itu sendiri memiliki banyak pengertian, tergantung bagaimana orang-orang memersepsikan kata tersebut berdasarkan 3 hal penting yakni edukasi, pengalaman, dan lingkungan. Beberapa ada yang bilang kalau merdeka finansial itu ketika dia sudah bisa hidup dari investasi yang sudah dia pupuk sejak lama. Ada juga yang bilang kalau, merdeka finansial itu kalau gaji lebih banyak dari pada pengeluaran.

Kebanyakan orang ingin kehidupan finansial nya segera merdeka tanpa mempunyai edukasi, pengalaman, dan lingkungan yang terbaik. Padahal untuk meraihnya mereka harus memperlangkapi diri dengan pengetahuan dan kemampuan yang baik. Di atas itu, mereka juga terjebak dalam lingkungan yang tidak mendukung mereka mendapatkan kemampuan untuk mencapai tujuannya.

Jumlah orang yang banyak kehilangan uangnya pada investasi bodong meningkat. Ini membuktikan bahwa, masih ada orang yang belum cukup paham untuk berinvestasi. Ada baiknya kita mempelajari apa itu investasi, apa saja produknya, mengetahui aturan mainnya seperti apa, dan lakukan uji coba.

“Money may not add happiness. But lack of money definitely multiplies misery.” – Jouska

Kemudahan transaksi yang diberikan oleh majunya teknologi kini membuat banyak orang terjebak dalam kesulitan finansial (boros). Karena, mau belanja ini itu bisa dilakukan di hp. Belum lagi ada fasilitas paylater yang membuat masyarakat menjadi semakin konsumtif.

 

Baca juga: Ingin Meminjam Dana Tunai di Indonesia? Ini Cara Cepatnya!

 

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meraih merdeka finansial. Mulai dari mengubah gaya hidup (berhemat), tidak berutang konsumtif tapi utang produktif, membuat strategi keuangan, dan investasi. Salah satu cara yang akan dibahas yaitu investasi. Berikut macam-macam investasi.

 

1. Saham

Mungkin selama ini banyak orang yang menganggap kalo saham itu merupakan investasi jasa panjang. Namun pada kenyataannya, saham juga merupakan investasi jangka pendek. Saham ini mempunyai nilai yang selalu berubah  dengan cepat dan fluktuatif yang dapat dikategorikan sebagai investasi jangka pendek.

 

2. Deposito

Deposito merupakan salah satu produk bank seperti tabungan biasa namun ada poin yang berbeda dari tabungan biasa seperti, persen bunga yang lebih besar dan tabungan ini baru bisa ditarik kembali dalam kurun waktu tertentu.

Tidak seperti tabungan biasa yang setoran awalnya berkisar Rp100.000, namun untuk setoran awal deposito sekitar Rp5.000.000 atau lebih. Dana deposito yang kamu berikan akan mengendap selama beberapa waktu yang ingin disesuaikan dengan penawaran dari bank.

 

3. Forex

Jenis investasi berikutnya yaitu Forex yang menggunakan mata uang asing. Cara kerja Forex ini yaitu dengan cara membeli mata uang asing yagn sedang mengalami penurunan nilai dan menjual kembali ketika mata uang tersebut telah mengalami kenaikan harga jual.

Lalu, bagaimana langkah selanjutnya untuk mencapai Merdeka Finansial? Dapatkan informasi selengkapnya hanya di CekAja.com.

https://www.cekaja.com/investasi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *